TRANSLATE

03 November 2019

BILA HIDUPMU GALAU...??

APABILA PERJALANAN HIDUPMU SELAMA INI TAK TERARAH....

Ibnul Qayyim -rohimahulloh- mengatakan:

"Hati yang kacau tidak menentu, tidak ada yang bisa memperbaikinya kecuali menghadapkan hati itu kepada Allah".

Sufyan bin Uyainah -rohimahulloh- sebelumnya telah mengatakan:

Para ulama terdahulu mereka biasa saling menasehati satu sama lain dengan kata kata ini seperti berikut ini...:
"Barangsiapa memperbaiki keadaan batinnya, niscaya Allah perbaiki keadaan lahirnya".

"Barangsiapa memperbaiki hubungan dia dengan Allah, niscaya Allah akan perbaiki hubungan dia dengan manusia".

"Barangsiapa beramal untuk akhiratnya, niscaya Allah akan cukupkan kehidupan dunianya".

[Kitab Ikhlash, karya Ibnu Abid Dunya].

Seringkali kita merasa keadaan kita tidak terarah, tidak menentu, tidak teratur, HAMPA, GERSANG, dan sebagainya.

Jika keadaan ini menimpa kita, ingatlah bahwa itu pertanda kita sudah jauh dari Allah...

Solusinya sangat sederhana sebenarnya, hanya saja semua kembali kepada kita, mau atau tidak untuk move on. 

▶Segeralah kembali kepada Allah, dan fokuslah dengan ibadah...

▶Jika ibadah kita beres, Allah akan membereskan kehidupan kita dan memberkahi waktu kita...

Karena sangat TIDAK MUNGKIN Allah menelantarkan orang yang mendekat kepada-Nya dengan ikhlas dan bersabar.

SILAHKAN DI SHARE DAN SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA.

TAHUKAH ANDA, PERSAUDARAAN YANG SEBENARNYA




HUBUNGAN ANTARA KAKAK DAN ADIK 

Hubungan persaudaraan yang sebenarnya adalah ketika saudaramu sudah sama-sama berumah tangga...

Akankah hubungan itu masih sama ketika masa kecil dahulu ketika bertengkar kemudian bermain bersama lagi...

Ketika ada yang mengganggumu kemudian kau panggil kakakmu lalu dengan badannya yang lebih besar dia membelamu karena kau adalah adiknya....

Atau ketika kau membela adikmu yang memang bersalah demi sebuah kata karena dia adikku.

Ketika makanan yang dihidangkan ibumu dibagi bersama saudaramu. Satu makan tempe maka semua tempe, tak ada yang dipilih kasih. satu makan telor maka dibagilah telornya jika hanya satu butir.

Atau ketika bapakmu pergi kondangan dan membawa satu tempat makanan pasti berebut makanan kesukaan, tapi ujung ujungnya makan bersama dalam satu wadah.

Ah....., betapa akan sangat di rindukan hal-hal seperti itu.

Akankah moment kebersamaan itu masih ada ketika kalian sudah berumah tangga....?

Ketika satu menjadi kaya yang lain hanya biasa saja, ketika yang satu menjadi orang terhormat sementara yang lain hanya jadi rakyat biasa atau ketika yang satu telah menjadi sangatlah alim, tapi yang lain masih mencari jati diri belum dibukakan hidayah....

Maka selayaknya....saudara tetaplah saudara....dilahirkan dari ibu dan bapak yang sama, maka darah saudaramu juga sama denganmu. Sudah sepatutnya saling mengingatkan, saling membantu dan saling bergandengan tangan, karena sesungguhnya saudaramu jauh di lubuk hatinya akan juga mendoakan mu.....

Ketika kau menjadi kaya...saudaramu tidak akan meminta hartamu tapi dengan bangga dia akan berkata..pada semua orang "lihatlah...saudaraku sudah jadi orang kaya"......

Yang jadi ujian adalah ketika saudaramu terpuruk, akankah kalian meninggalkan atau melambaikan tanganmu untuk merengkuhnya...?.

Coba tanya hatimu sendiri.., Karena saudara bukan hanya perkara harta, bukann pula masalah yang bermartabat atau tidak dan bukan pula masalah siapa yang dekat pada Sang Pencipta atau tidak... akan tapi ini masalah hati.

Ingatlah....!! belum tentu saudaramu yang terpuruk akan selamanya terpuruk, tak pasti juga dia yang sekarang jadi orang brutal esok juga akan tetap sama....

Dan belum tentu yang sekarang kaya akan selamanya kaya, yang sekarang alim akan tetap alim...

Karena hanya Tuhanlah yang tahu.

Jagalah saudaramu selagi ada dalam keadaan apapun, Karena kelak dia juga akan menjagamu walaupun hanya lewat doa.

SILAHKAN SHARE DAN SEMOGA MENJADI INSPIRASI BAGI KITA UNTUK MEMPERBAIKI HUBUNGAN PERSAUDARAAN KITA SEMUA.

02 November 2019

AKIBAT SELINGKUH DI MEDSOS



PERSELINGKUHAN DI DUNIA MAYA CENDERUNG TERJADI KHUSUSNYA FACEBOOK DI AWALI DENGAN HAL YANG SEPELE
.
Hanya sebatas sering jempolin status dan komentarnya.
Lama lama jempolin foto fotonya.

Lalu bercanda ria di kolom komentar.
Semakin hari semakin akrab.

Dia gak online tiba tiba merasa rindu.

Ahirnya nyelonong masuk ke inbok dan tanya nama IG dan Tanya pula nomor HP biar bisa Whatsapp-an juga.

Ujung ujungnya salah satu dari mereka berkata:
"Kenapa ya kita tidak dipertemukan dari dulu padahal kamu adalah orang yang paling bisa ngertiin aku"
Lalu ketemuan di dunia nyata.

Bencana hati pun tak terhindarkan.

Mulai sibuk merhatiin dia daripada merhatiin pasangan sendiri, lebih sering hubungi dia daripada hubungi pasangan sendiri.

Ketenangan hati mulai terusik, konsentrasi untuk meraih sukses jadi buyar, niat untuk mewujudkan keluarga abadi dan kekal dengan pasangan sudah menipis di gerogoti nafsu birahi.
Hatinya menghitam karna sering berdusta, telinganya menjadi tuli tidak mendengar nasehat baik, matanya jadi rabun terilusi dengan rasa penasaran, fikirannya menjadi tumpul tertindih oleh harapan semu.

Pasangannya menangis, orang tua dan mertua ikut bingung, anak anaknya jadi rewel, para tetangga mulai menggosip.
Padahal dengan yang baru belum tentu lebih bahagia.
Mereka hanya dipermainkan dunia dan disibukkan dengan hal hal yang tak membawa ketenangan.
Hidup ini berharga dan hanya 1 masa, janganlah kita gunakan untuk menumpuk dosa.
Sebelum kehancuran itu terjadi, selamatkan hatimu, selamatkan keluargamu dan selamatkan dirimu dari godaan yang akan menjerumuskanmu.
Semua cobaan itu pada hakekatnya ilusi, fana dan perangkap..
Semoga bermanfaat...

Bagikan agar jadi peringatan untuk semua....

Intinya : Jagalah Mata dan Jagalah Hati

SHOLAT ADALAH TOLAK UKUR SEMUA AMAL